Open Trip Seharian bersama Galang Bahari Wisata di Pulau Abang Batam.

Open Trip Seharian bersama Galang Bahari Wisata di Pulau Abang Batam.



Cerita seru di hari minggu, mengisi waktu libur dengan ikut tour seharian ke Pulau Abang Batam Kepri. Open trip menyatukan kami di satu tempat untuk bersnorkling ria, melihat koral dan terumbu karang di dasar laut. Indah, satu kata yang terucap halaaah.

Bersama Galang Bahari Wisata, kita memilih operator perjalanan yang akan memandu, menyediakan dan melayani kebutuhan kita selama berlibur. Dengan pelayanan yang ramah, baik dan terorganisir secara apik.

Saya bertemu dan berkenalan dengan teman-teman seperjalanan menuju jembatan 6 ke pelabuhan rakyat. Disana kita akan menggunakan pompong untuk menuju ke Pulau Nguan, disana tempat transit bagi yang akan meletakan barang bawaan dan juga berganti pakaian untuk snorkling. Menunggu waktu sambil menikmati kopi atau teh dan juga biskuit untuk mengisi perut bagi yang belum sempat sarapan pagi.

Rumah singgah namanya, ada 4 kamar tidur dengan bed queen dan single. Ada keramba ikan yang bisa di pancing ikannya untuk bbq makan malam bagi yang ingin menginap disini. Sepertinya seru tuh menginap di mari. Dengan pemandangan laut di rumah singgahnya dan makan malam seafood serta bbq, hem ayo siapa yang mau ikutan.


Perjalanan cukup jauh untuk berada di pelabuhan rakyat menuju Pulau Abang. Jam 9 pagi sudah waktu janjian berkumpul. Lewat sedikit tak apalah, jika memang ada hambatan di jalan, seperti mogok mobil atau motornya.

Briefing dulu sebelum berangkat menuju spot untuk snorkling. Mendengarkan penjelasan seputar perjalanan yang akan di laksanakan. Yang sebelumnya photo group di depan banner Galang Bahari Wisata. Dan ini angkatan 99, waktu kenalan ternyata tahun kelahiran mereka sama maka itulah nama groupnya. 2 orang diantaranya datang dari jambi untuk liburan di Batam dan agenda mereka ikut tour seharian bersama Galang Bahari Wisata. Open-trip-bersama-galang-bahari-wisata.html


Keseruan terjadi ketika suasana cair dengan bercanda dan berbagi cerita. Setelah selesai briefing, kita jalan menuju spot snorkling. Sambil menikmati perjalan dan menikmati alam, laut serta gugusan pulau yang terpampang, perjalan itu terasa singkat. Tiba di Pulau Choie, terdapat Lengkung atau biasa disebut juga pasir timbul kecil yang hanya berukuran 5 meter persegi saja.

Berbagi alat-alat sebagai perlengkap snorkling, seperti sepatu, masker dan alat pernafasan dari mulut. Dipasang sambil mendengarkan penjelasan tatacara pemakaian dan penanganan ketika air masuk.

Senangnya bermain air sambil snorkling ria, tapi bagi yang tak bisa berenang seperti saya harap-harap cemas. Setelah mendapat penjelasan kita praktek di lapangan. Belum sempat melihat keindahan bawah lautnya, karena sibuk dengan cara bernafas menggunakan alat dan masuknya air di masker dan sekitar hidung. Waktu berjalan dan ombak pun membuat tubuhku terombang ambing.

Hari pun telah siang dan waktu makan tiba, lalu kita segera pindah ke Pulau Rano yang tak jauh dari pulau Choie. Bisa saling berpandangan dengan kasad mata.

Selagi makanan disiapkan, para snorkler atau tamu berphoto ria. Pulau kecil itu tidak bersih tapi indah dengan pasir putihnya. Silahkan makan !!! terdengar celoteh dari angkatan 99, ada yang tak bisa makan tanpa krupuk dan ternyata kita di sediakan kerupuk cukup banyak.


Iqbal dan Irma, mereka makan harus pake kerupuk cieeee kompak ye yang baru kenal, jodoh kayaknya. Wah luar biasa jika mereka jadian beneran, Galang Bahari Wisata mempertemukan mereka wkwkwk. Lalu sayid dan budi juga memiliki selera yang sama, penggemar tahu tempe. Duh duh ketemu jodoh lagi ups nggak boleh ya kakak, merekakan sama-sama cowoknya, masa jeruk minum jeruk.

Bukan hidangan yang istimewa yang membuat kita lahap makan dan ludes. Tapi lapar ??? Bukan, karena suasana dan kebersamaan makan yang membuat makan siang itu enak pake bingit. Walau hanya asam pedas ikan beraneka jenis dan rendang !!!  Wih rendang cuy, aseeek. Iya tapi rendang terong kawan. Enak loh rendangnya, cocok sih dilidah saya.


Lolucon kerupuk membuat nama iqbal selalu jadi candaan dan disebut sebagai si tertuduh. Pokoknya kalau tong kerupuk hilang, pasti iqbal juga menghilang. Karena di pojokan dia makanin kerupuk. Hemmm ada lagi komentar, iqbal makan 2 piring, yang sepiring lagi kerupuk. Ada lagi, iqbal kerupuk sudah mau habis buruan tambah, keburu finish tuk kerupuk. Gilaaaa kerupuk dihabisin iqbal, makan kerupuk aja apah yah !!! Pada hal semua suka kerupuk tapi iqbal yang di tuduh, cian dia.!!!

Makan sambil ngobrolin liburan dan tanggal merah, serta next trip kemana dan tempat-tempat keren. Yang ujung-ujungnya, penyakit pada kambuh, yaitu ngantuk. Lanjut jalan lagi setelah acara makan itu selesai. Menuju ke spot yang lebih seru lagi dan lebih keren lagi. Aduh bisa nggak ya, snorklingnya ???
Perjalanan cukup jauh dengan melintasi hutan mangrove. Wow hijaunya pohon mangrove yang berbaris membentuk gang kecil dan kita lewat di tengahnya. Dengan perlahan kapal pompong itu melalui jalan agar kita bisa lebih lama menikmati perjalanan itu.

Lumayan memakan waktu perjalanan menuju pulau Dedap, sekitar 15 menit. Ketika sampai hemmm airnya jernih, bahkan dari atas kapal pompongnya terlihat trumbu karang didasarnya. Rugi kalau tak turun melihat karang-karangnya. Kata guide yang mendampingi kita. Ah dia mencoba mempengaruhi ku agar turun, yang sedang mengalahkan rasa khawatir. Yang lain sudah pada nyebur, tak sabar melihat air yang jernih.


Turun turun turun, hati berbicara seperti chearsleaders, yang sedang menyemangati pemain basket. Dan turun juga akhirnya, wow pelampung cukup membantu ku mengapung di air tenang itu. Dan ketika masker di pakai wiiiih bagusnya karang di bawah sana. Terlihat ikan dan karangnya, ikan yang hilir mudik pun seakan tak melihat kami yang berhamburan menggoncangkan air laut yang tadi tenang. Wow tak bisa berkata-kata, karena mulut terkatup menahan nafas. Tapi memang indah, banyak bulu babi dengan ukuran besar dan bulu hitam yang panjang menghiasi karang-karang.

Alat pernafasan mulut tidak ku gunakan,  walau ia menempel di masker. Ribet dan masuk air di mulut yang membuat panik karena juga masuk ke hidung uuuggghhh. Lebih baik seperti ini walau sebentar-bentar harus mengangkat wajah ke permukaan untuk menghirup udara. Tapi cukup membuat ku berenang jauh dan lelah. Kembali menuju kapal meregangkan pundah, sambil melihat suasana yang menyenangkan.

Lihat mereka yang bisa berenang sungguh seru dan asik. Mereka menikmati keindahan bawah laut dan buat yang membawa camera underwater, sungguh bisa mengambil moment yang berharga itu. Jadi menyesal, kenapa aku juga nggak punya.

Jangan khawatir, Galang Bahari Wisata menyediakan photo underwater untuk yang ikutan paket. Tak mudah ternyata, untuk bisa dapat pose yang tepat dan bagus. Di butuhkan beberapa kali tag dan menyelam tanpa pelampung dan menahan nafas. Tak sedikit harus berkorban yang menelan air laut yang asin cin.

Bagi yang sudah selesai berphoto underwater kembali ke kapal. Mereka ngobrol lalu buat ulah dengan melompat ke air dari moncongan kapal pompong. Dan membuat suasana ruih dengan canda tawa bersama. Ok lanjut lagi menepi ke pantai untuk menikmati kepala muda yang juga disediakan oleh Galang Bahari Wisata. Seru seru seru

Sebelum pulang photo bersama dengan banner untuk kenangan bersama, bahwa kita pernah bersama dalam kebersamaan dan suasana ceria di Pulau Dedap dengan Galang Bahari Wisata. 

Untuk ikut seharian snorkling bersama Galang Bahari Wisata, cukup membayar rp 290.000/pax ( harga dapat berubah sewaktu-waktu).

Includ:
Makan siang, life jaket, alat snorkle, guide kelapa muda, permen, P3K dan kopibreak serta buah. Kapal pompong yang siap mengantar ke spot snorkling, juga di dampingi 5 orang yang sudah profesional dalam hal ini.

Jika ingin menginap harga paket rp 450.000/ pax minimal 5 pax. Sudah includ paket di atas, juga dapat makan malam seafood, kopibreak dan buah, sarapan pagi dan tour pulau Nguan dan menikmati sunrise. Serta paket snorkling seharian seperti di atas.

Untuk bisa sampai di jembatan 6 menuju ke spot, di butuhkan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan. Dan jika includ transportasi menuju ke jembatan 6 harga paket menjadi rp 350.000/pax. Dan yang menginap harga paket di tambah transportasi.
Silahkan hubungi Call/Wa +6289528267737 

Happy traveling guys......
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
sarah eyie
admin
7 September 2016 13.45.00 GMT+7 ×

thanks utk tambahan info trip ke pulau abang

Congrats bro sarah eyie you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar
Thanks for your comment